![]() |
Foto Saat Kapolsek Dompu IPDA Ade Helmi, S.H. bersama anggota saat memastikan kondisi bayi yang ditemukan, di RSUD Dompu. |
Dompu NTB – bongkaefakta.com ~ Jajaran Polsek Dompu bergerak cepat menangani peristiwa penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan di wilayah Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, pada Sabtu, 29 November 2025 sekitar pukul 16.30 Wita. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga bernama Dedy (36), yang melihat seorang perempuan muda menggendong bayi dalam kondisi masih baru lahir di sebuah kebun milik warga.
Menurut keterangan saksi, perempuan tersebut yang belakangan diketahui berinisial S (18)—sempat meminjam pisau untuk memotong tali pusar bayinya. Namun sebelum warga dapat memberi pertolongan lebih lanjut, perempuan itu pergi menuju arah sungai dan tak kembali. Melihat kondisi bayi yang membutuhkan penanganan cepat, saksi kemudian membawa sang bayi ke rumahnya dan meminta bantuan warga sekitar.
Warga Lingkungan Dorongao bersama-sama melakukan pencarian terhadap ibu bayi, namun tidak menemukannya. Sementara itu, bayi laki-laki tersebut segera dibawa ke RSUD Dompu sekitar pukul 16.45 Wita untuk mendapatkan perawatan medis.
Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Dompu IPDA Ade Helmi, S.H. langsung memerintahkan Unit Intelkam melakukan penyelidikan cepat untuk mencari keberadaan ibu bayi. Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 19.30 Wita, ketika Bhabinkamtibmas Kelurahan Potu AIPTU Suyandi bersama anggota berhasil menemukan ibu bayi tersebut. Ia kemudian dibawa ke RSUD Dompu untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan.
Kapolsek Dompu IPDA Ade Helmi, S.H. menyampaikan apresiasinya atas kesigapan anggota dan kepedulian masyarakat dalam menangani situasi ini.
“Penanganan cepat ini merupakan bentuk sinergi antara masyarakat dan anggota di lapangan. Prioritas utama kami adalah keselamatan bayi dan kondisi kesehatan ibunya. Kasus ini akan kami tangani secara profesional dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait,” ujar IPDA Helmi.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa Polres Dompu akan mendalami motif serta latar belakang peristiwa tersebut.
“Kami memastikan proses penanganan dilakukan secara cermat. Polres Dompu akan berkoordinasi dengan RSUD, Dinas Sosial, serta Unit PPA untuk menangani aspek hukum, kesehatan, dan perlindungan sosial secara menyeluruh,” jelas IPTU Nyoman.
Saat ini, baik bayi maupun ibu berada dalam penanganan medis dan dalam pengawasan tenaga kesehatan. Polsek Dompu bersama Unit PPA Polres Dompu terus melanjutkan proses penyelidikan untuk memastikan kejadian ini ditangani sesuai prosedur.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwenang.( Om Jeks )
