![]() |
| Foto Kedua Terduga Pemalakan Mobil di Kempo yang berhasil Di amankah polisi |
Dompu, NTB - bongkarfajta.com ~ Upaya tegas Polsek Kempo dalam memberantas aksi premanisme kembali membuahkan hasil. Dalam patroli dini hari yang digelar pada jam rawan, aparat kepolisian berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pemalakan terhadap sopir angkutan truk pasir di wilayah Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Rabu (24/12/2025).
Patroli premanisme tersebut dipimpin oleh KSPK III Polsek Kempo bersama anggota Piket SPKT, dimulai sekitar pukul 01.30 WITA. Sasaran patroli meliputi sejumlah titik rawan, di antaranya Desa Soro, Desa Kempo, Desa Ta’a, hingga Desa Dorokobo. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif dan represif kepolisian guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan tindak kejahatan jalanan.
Dalam pelaksanaannya, petugas terlebih dahulu mengedepankan pendekatan persuasif. Sekitar pukul 01.30 WITA, anggota patroli mendapati sekelompok pemuda yang masih nongkrong di pinggir jalan Dusun Rasabou, Desa Ta’a. Lokasi tersebut diketahui kerap dijadikan tempat berkumpul yang berpotensi memicu aksi premanisme.
Petugas kemudian melakukan penggalangan, memberikan pemahaman, serta imbauan kamtibmas agar para pemuda tidak melakukan tindakan melanggar hukum yang dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Para pemuda tersebut selanjutnya dibubarkan demi mencegah potensi gangguan keamanan.
Situasi berkembang sekitar pukul 02.40 WITA. Saat melakukan pengawalan terhadap beberapa unit truk pasir yang melintas menuju arah Manggelewa, anggota patroli mendapati adanya aksi pemalakan di Dusun Rasabou, Desa Ta’a, Kecamatan Kempo. Dua orang terduga pelaku tertangkap tangan sedang meminta sejumlah uang kepada sopir truk pasir. Salah satu sopir diketahui telah menyerahkan uang sebesar Rp10.000 sebelum akhirnya petugas turun tangan.
Tanpa perlawanan, kedua terduga pelaku langsung diamankan guna menghindari eskalasi di lapangan. Keduanya masing-masing berinisial SR (laki-laki) dan JB (perempuan), yang diduga kerap melakukan aksi serupa pada jam-jam dini hari dengan menyasar sopir angkutan pasir.
Kapolsek Kempo, IPTU Jubaidin, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menegaskan bahwa patroli rutin pada waktu rawan akan terus ditingkatkan sebagai langkah konkret memberantas premanisme.
“Jam antara pukul 01.00 hingga 03.00 WITA merupakan waktu yang sering dimanfaatkan pelaku untuk melakukan pemalakan. Karena itu, patroli pada jam-jam tersebut akan kami lakukan secara kontinyu,” tegas IPTU Jubaidin.
Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan bahwa pengamanan terhadap terduga pelaku merupakan bagian dari upaya penegakan hukum agar menimbulkan efek jera, baik bagi pelaku yang diamankan maupun pihak lain yang berniat melakukan aksi serupa. “Kami ingin memastikan wilayah Kempo aman dan sopir angkutan dapat bekerja tanpa rasa takut,” ujarnya.
Polsek Kempo juga mengimbau masyarakat, khususnya para sopir angkutan, agar segera melapor apabila menemukan atau mengalami aksi premanisme. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Dompu.( Supriyadin )


