16.4 C
New York
14/04/2021
Bongkar Fakta
Bisnis Kalimantan Barat

Emak-emak Beralih Gunakan Kompor Induksi di Kalimantan Barat

Emak-emak Beralih Gunakan Kompor Induksi di Kalimantan Barat
Kegiatan sosialisasi penggunaan kompor induksi yang dilaksanakan oleh Unit-unit layanan PLN di berbagai lokasi pusat keramaian. Foto: Dok. PLN Kalbar

Pontianak, Bongkar Fakta.com –  PLN UP3 Pontianak mengadakan sosialisasi penggunaan kompor induksi di beberapa lokasi pusat perbelanjaan. Kegiatan ini juga serentak terlaksanakan oleh unit-unit layanan PLN lainnya.

Kegiatan tersebut juga menandai gerakan konversi 1 juta kompor LPG ke kompor induksi yang terprakarsai oleh PLN. Hal ini untuk mendukung kemandirian ketahanan energi nasional.

Kegiatan sosialisasi yang terlaksanakan oleh Unit Layanan Pelanggan Siantan menarik minat warga, salah satunya Warni (32). Ibu 2 anak yang sehari-harinya berjualan di Pasar Siantan ini mengaku tertarik menggunakan kompor induksi setelah menyaksikan langsung bagaimana cara menggunakannya.

“Sudah hampir 1 bulan ini saya menggunakannya, masak jadi lebih nyaman dan praktis, tidak khawatir kehabisan gas elpiji lagi. Apalagi suhunya bisa kita atur, tinggal tekan-tekan jak,” kata Warni, Selasa, 24 November 2020.

Boros listrik

Menurutnya menggunakan kompor induksi juga tidak menyebabkan boros listrik asal pandai-pandai mengatur dan paham cara menggunakannya.

“Kalau mau hemat, sebelum mulai memasak, seluruh bahan dan bumbu masakan sudah tersiapkan terlebih dahulu. teriris, potong, tumbuk dan lain-lain. Setelah siap semua, hidupkan kompornya dan mulai masak. Tak sampai 20 menit masak ikan dan tumis sayur selesai. Dapur kita pun tetap bersih, tak ada asap mana-mana, karena memang tak ada apinya,” jelas Warni.

Hal serupa juga ungkap, Rosanti (43) warga Gg. Selamat 1, Sei Jawi Dalam. Dia mengaku telah menggunakan kompor induksi sejak 3 bulan lalu. Bayaran rekening listrik di rumahnya tidak menambah secara signifikan, tergantung bagaimana cara menggunakannya.

“Saya beli kompor induksi satu tungku ini di sebuah toko elektronik di Jalan Nusa Indah 1, harganya lumayan murah. Banyak model dan mereknya yang saya pakai ini cukup standar lah. Jatuhnya jauh lebih murah bandingkan kalau saya menggunakan kompor gas. Sekarang saya tak perlu lagi keliling cari gas kalau pas sedang langka,” ungkap Rosanti.

Ia juga mengatakan, bahwa menggunakan ini lebih aman, sebab tidak ada apinya. Juga tidak khawatir jika ada anak-anak yang ikut nimbrung pada saat memasak karena pinggiran kompornya tidak panas.

Related posts

Pengakuan Laskar FPI dalam Rombongan Rizieq Shihab di Mata Najwa

Bongkar Fakta

Semua Mal dan Restoran di Jakarta Hari Ini Tutup Jam 19.00 WIB

Bongkar Fakta

Pedagang Daging Sapi di Bandar Lampung Siap Mogok Jualan

Bongkar Fakta

Domba Bermata Satu Hebohkan Warga Karawang

Bongkar Fakta

Cellica-Aep Akan Buka Lapangan Kerja dan Kembangkan UMKM

Bongkar Fakta

Peresmian Pasar Kuliner Malam di Kuala Simpang

Bongkar Fakta

Leave a Comment