1.7 C
New York
06/03/2021
Bongkar Fakta
Hukum & Kriminal Lampung News

Pedagang Sosis Cabuli Bocah 10 Tahun Di Lampung Dengan Hukuman 5 Tahun

Pedagang Sosis Cabuli Bocah 10 Tahun Di Lampung
Ilustrasi Pencabulan

Lampung, Bongkar Fakta.com – Seorang pedagang sosis cabuli bocah 10 tahun di Bandar Lampung. Pelaku merupakan seorang pria berinisial ST (43), warga Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Atas aksi pencabulan itu membuat sang pedagang sosis di Bandar Lampung terancam hukuman lima tahun penjara.

Sedangkan korban adalah seorang anak di bawah umur AA (10). Dalam persidangan telekonferensi di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (22/2/2021), ST dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja membujuk anak melakukan perbuatan cabul.

Ketua majelis hakim Hendro Wicaksono mengatakan mengatakan perbuatan terdakwa terbukti sebagaiamana dalam dakwaan tunggal penuntut umum pasal  82 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No 5 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama lima tahun,” seru Hendro. Terdakwa ST juga diganjar dengan pidana denda sebesar Rp 60 juta.

“Dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan,” sebutnya.

Hendro menyebut hal  memberatkan adalah perbuatan terdakwa bertentangan dengan norma hukum, norma agama, dan norma kesusilaan.

“Kedua, perbuatan terdakwa membuat korban trauma. Hal yang meringankan, terdakwa kooperatif dalam memberikan keterangan dan terdakwa belum pernah dijatuhi pidana,” jelasnya.

Putusan majelis hakim sebenarnya lebih ringan satu tahun bandingkan dengan tuntutan JPU.

Sebelumnya JPU Yuni Kusumadianingsih memberikan tuntutan terdakwa dengan hukuman enam tahun penjara dan denda sebesar Rp 60 juta subsider tiga bulan.

Ketika saksi korban berada tepat di belakang terdakwa, tiba-tiba muncul niat terdakwa melakukan perbuatan asusila terhadap korban.

Pelaku bahkan mengusap alat vital korban.

“Dalam perbuatan tersebut, terdakwa seakan membenarkan tata letak sosis-sosis yang ada di dalam gerobak dagangan terdakwa,” tuturnya.

“Terdakwa sedang berdagang sosis goreng dengan menggunakan gerobak dorong. Saat itu cuaca dalam kondisi hujan gerimis,” ujar JPU.

Lalu terdakwa melihat beberapa anak kecil yang sedang hujan-hujanan, di antaranya AA, bocah yang ia kenal.

“Terdakwa pun berhenti di dekat saksi korban dan menawarkan sosis terdakwa kepada anak-anak tersebut. Lalu saksi korban menghampiri dan berkata, ‘Bang, minta sosis, Bang,'” kata JPU.

“Jangan, lagi sepi,” kata terdakwa.

Ketika saksi korban berada tepat di belakang terdakwa, tiba-tiba muncul niat terdakwa melakukan perbuatan asusila terhadap korban.

Pelaku bahkan mengusap alat vital korban.

“Dalam perbuatan tersebut, terdakwa seakan membenarkan tata letak sosis-sosis yang ada di dalam gerobak dagangan terdakwa,” jelasnya.

Related posts

Salah Satu Lurah di Bandar Lampung Positif Narkoba

Bongkar Fakta

13 Desa Dan 7 Kecamatan di Karawang Terendam Banjir

Bongkar Fakta

Ada Apa? Puluhan Kantor Cabang BNI dan BTN Tutup, Ada Apa?

Bongkar Fakta

Gempa Bumi Guncang Pesawaran dan Tenggara Tanggamus Lampung

Bongkar Fakta

Ratusan Pedagang Daging Sapi Di Banten Mogok Jualan

Bongkar Fakta

Pelarian Edi Suryono Korupsi Dana Desa Berakhir di Medan

Bongkar Fakta

Leave a Comment