2.9 C
New York
08/03/2021
Bongkar Fakta
Lampung News Peristiwa

Stok Pupuk Bersubsidi di Lampung Tersedia Sampai 1,5 Bulan Mendatang

Stok Pupuk Bersubsidi di Lampung Tersedia Sampai 1,5 Bulan Mendatang
Ilustrasi Stok Pupuk Bersubsidi di Lampung Tersedia Sampai 1,5 Bulan Mendatang

Lampung, Bongkar Fakta.com  –  Pemerintah Provinsi Lampung memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di Bumi Ruwai Jurai sampai 1,5 bulan ke depan. Pemerintah memastikan tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi. Sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 49 Tahun 2020,

pupuk bersubsidi dperuntukkan bagi petani yang telah bergabung dalam kelompok tani yang menyusun Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Kusnardi mengatakan bahwa pupuk bersubsidi di Lampung masih tersedia. Ia mengatakan tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi akan tetapi permasalahannya masih ada

petani yang tidak terdata dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). 

“Pupuk bersubsidi di Provinsi Lampung tersedia secara umum sampai 1,5 bulan kedepan,” jelasnya, Senin, (8/2/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa pengambilan pupuk bersubsidi sangatdianjurkan melalui Program Kartu Petani Berjaya

karena lebih mudah tidak memerlukan e-KTP, serta pengisian formulir. Untuk petani yang tidak tercantum pada e-RDKK dapat membeli pupuk non-bersubsidi yang disediakan oleh PT. Pupuk Indonesia (PT. Pusri dan PT. Petrokimia Gresik).

“Untuk pupuk non-bersubsidi terbuat kemasan hemat, sehingga petani dapat membeli sesuai kemampuan dan kebutuhan,” katanya.

Kemudian ia mengatakan satuan Kerja terkait melakukan sosialisasi kepada petani untuk memanfaatkan pupuk non-subsidi jika terjadi kekurangan pupuk bersubsidi. Perlu pengawasan yang lebih ketat untuk distribusi pupuk bersubsidi dan pupuk non-subsidi. Apabila ada penyelewengan segera dambil tindakan tegas.

Kemudian akandilakukan monitoring oleh Tim Pengawasan yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Lampung dan Komisi 2 DPRD Provinsi Lampung. Jadwal pengawasan tersesuaikan dengan waktu petani melaksanakan pemupukan. Perbankan mendukung petani untuk peningkatan produksi dan kesejahteraan melalui KUR Program KPB.

“Memanfaatkan data kebutuhan pupuk untuk ketepatan dosis pupuk bekerjasama dengan BPTP, Universitas Lampung dan PT. Petrokimia Gresik,” tutupnya. 

Adapun lokasi pupuk bersubsidi tahun 2020 dengan total 728.873 ton dan e-RDKK tahun 2020 yakni 1.569.785 ton. Dengan rincian pupuk urea alokasinya 314.087 ton dengan e-RDKK 398.938 ton,

pupuk NPK alokasi 250.487 ton dengan e-RDKK 420.882 ton, pupuk SP-36 alokasi 56.668 ton dengan e-RDKK 220.979 ton,

pupuk ZA alokasi 51.486 ton dengan e-RDKK 107.218 ton, dan pupuk organik alokasi 56.145 ton dengan e-RDKK 421.768 ton.

Sementara di tahun 2021 dengan total alokasi pupuk 543.707 ton dan e-RDKK tahun 2021 dengan total 1.457.561 ton. Dengan rincian pupuk urea alokasinya 266.334 ton dengan e-RDKK 423.109,33 ton,

pupuk NPK alokasi 195.020 ton dengan e-RDKK 645.070,16 ton, pupuk SP-36 alokasi 41.804 ton dengan e-RDKK 87.005,60 ton,

pupuk ZA alokasi 22.316 ton dengan e-RDKK 44.319,80 ton, dan pupuk organik alokasi 18.233 ton dengan e-RDKK 258.056,20 ton. 
“e-RDKK tahun 2021 lebih kecil daripada e-RDKK tahun 2020 karena usulan mengacu kepada rekomendasi pemupukan berdasarkan kalender tanam,” katanya.

Related posts

Ibu Muda Ditemukan Tewas, Ditinggal Suami Usai Melahirkan

Bongkar Fakta

Perkosa Anak, Oknum P2TP2A Di Lampung Divonis 20 Tahun dan Kebiri

Bongkar Fakta

DPMD Banyuasin Kunjungi Tulang Bawang, Bahas 25 Program BMW

Bongkar Fakta

Bandar Lampung Perpanjang Belajar Daring Hingga April 2021

Bongkar Fakta

Ridwan Kamil: Sekolah Tatap Muka Di Jabar Sudah Siap

Bongkar Fakta

15 Kuliner Khas Lampung Yang Wajib Kamu Coba

Bongkar Fakta

Leave a Comment