![]() |
| Foto saat Kapolsek Dompu IPTU Ade Helmi, S.H., memberikan sosialisasi kamtibmas kepada siswa-siswi SMKN 1 Dompu di lapangan sekolah, Sabtu (31/1/2026). |
Dompu, NTB - bongkarfakta.com ~ Upaya pencegahan dini terhadap potensi kenakalan remaja dan gangguan keamanan terus digencarkan jajaran Kepolisian. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan pembinaan langsung di lingkungan pendidikan. Seperti yang dilakukan Kapolsek Dompu, IPTU Ade Helmi, S.H., yang menyambangi SMKN 1 Dompu, Sabtu (31/1/2026) pagi.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00 Wita di lapangan SMKN 1 Dompu dan diikuti oleh para siswa-siswi, dewan guru, serta staf sekolah. Hadir langsung Kapolsek Dompu bersama sejumlah anggota Polsek Dompu, sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mendekatkan diri dengan generasi muda.
Dalam arahannya, IPTU Ade Helmi menekankan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang harus dijaga dari pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan minuman keras (miras). Ia mengingatkan bahwa miras tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga kerap menjadi pemicu tindak kriminal dan kecelakaan lalu lintas.
“Anak-anak adalah aset masa depan. Jangan rusak masa depan hanya karena mencoba-coba miras. Dampaknya sangat serius, baik bagi kesehatan, keselamatan, maupun masa depan kalian sendiri,” tegas IPTU Ade Helmi di hadapan para siswa.
Selain itu, Kapolsek Dompu juga menyoroti maraknya penggunaan knalpot racing di kalangan pelajar yang dinilai mengganggu ketertiban umum dan berpotensi menimbulkan konflik sosial. Ia mengimbau seluruh siswa yang menggunakan sepeda motor agar mengganti knalpot tidak standar dengan knalpot sesuai ketentuan.
“Penggunaan knalpot racing bukan hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga mengganggu kenyamanan masyarakat. Kami minta kesadaran bersama untuk tertib dan patuh terhadap aturan,” ujarnya.
Kapolsek Dompu juga mengajak para guru dan pihak sekolah untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, khususnya pada jam masuk dan jam pulang sekolah. Langkah ini dinilai penting guna mencegah terjadinya pelanggaran disiplin maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif sekolah dalam pembinaan siswa secara langsung berdampak pada terciptanya ketenangan lingkungan sekitar sekolah serta meningkatnya rasa aman masyarakat.
Lebih lanjut, IPTU Ade Helmi menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan kepolisian. Menurutnya, koordinasi yang baik akan mempercepat penanganan apabila muncul potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekolah maupun sekitarnya.
“Kondusifitas wilayah adalah tanggung jawab bersama. Jika ada indikasi gangguan keamanan, jangan ragu untuk segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Dompu yang diwakili Wakil Kepala Sekolah, Iwan Erwansyah, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolsek Dompu beserta jajaran. Ia menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan arahan yang diberikan. Ini menjadi penguatan moral dan kedisiplinan bagi siswa kami,” ujar Iwan.
Ia menegaskan komitmen pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap siswa, sekaligus menyatakan kesiapan SMKN 1 Dompu untuk terus menjalin kerja sama dan koordinasi dengan Polsek Dompu demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan sosialisasi tersebut berakhir sekitar pukul 09.00 Wita dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan lancar.( Rizal )

