DOMPU NTB – bongkarfakta.com ~ Respons cepat jajaran Polsek Pekat, Polres Dompu, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam waktu kurang dari enam jam, Tim Opsnal Polsek Pekat berhasil mengungkap kasus pencurian satu unit mobil Suzuki Carry beserta ribuan liter BBM jenis Pertalite yang terjadi di Dusun Suka Mulia, Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Kamis dini hari (21/5/2026).
Operasi pengungkapan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin yang turun mengendalikan proses penyelidikan hingga pengejaran para terduga pelaku di lapangan. Berkat kerja cepat dan terukur, aparat berhasil mengamankan dua terduga pelaku beserta barang bukti kendaraan dan puluhan jerigen BBM yang sempat disembunyikan di kawasan pesisir pantai.
Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin dalam keterangannya menyampaikan bahwa kasus tersebut bermula sekitar pukul 00.30 WITA saat korban bernama Mustamin (37), warga Dusun Suka Mulia, Desa Kadindi Barat, melaporkan kehilangan satu unit mobil Suzuki Carry warna hitam bernomor polisi EA 8154 H bersama muatan BBM jenis Pertalite.
“Mendapat laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Pekat langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap keberadaan para terduga pelaku. Kami berupaya maksimal agar pelaku segera diamankan dan barang bukti dapat diselamatkan,” ujar IPTU Jubaidin saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, hanya berselang beberapa menit setelah laporan diterima, personel Opsnal langsung diterjunkan ke sejumlah titik yang dicurigai menjadi jalur pelarian pelaku. Langkah cepat itu membuahkan hasil setelah polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan salah satu terduga pelaku di wilayah Dusun Gunung Batu, Desa Pekat.
Sekitar pukul 02.00 WITA, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial DS (26), yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut. Dari hasil interogasi awal, polisi kemudian memperoleh informasi mengenai identitas pelaku lain serta lokasi persembunyian kendaraan hasil curian.
“Dari hasil pengembangan terhadap salah satu terduga pelaku yang diamankan lebih awal, anggota memperoleh petunjuk penting terkait lokasi kendaraan dan pelaku lainnya,” jelas IPTU Jubaidin.
Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal kembali bergerak melakukan pengejaran. Sekitar pukul 03.00 WITA, petugas menemukan dua orang terduga pelaku di wilayah Dusun Gunung Batu. Namun saat hendak diamankan, keduanya berupaya melarikan diri sehingga sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan aparat kepolisian.
Tidak ingin kehilangan jejak, Tim Opsnal terus melakukan penyisiran hingga sekitar pukul 04.00 WITA mendapatkan informasi bahwa salah satu pelaku terlihat di sekitar gang dekat Masjid Nurul Iman, Dusun Gunung Batu, Desa Pekat.
Melalui pengintaian yang dilakukan secara hati-hati dan terukur, petugas akhirnya berhasil mengamankan seorang pria berinisial AWP alias D (24), yang diduga kuat ikut terlibat dalam pencurian tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, polisi kembali memperoleh informasi penting terkait lokasi penyembunyian barang bukti.
Sekitar pukul 05.30 WITA, Tim Opsnal Polsek Pekat berhasil menemukan satu unit mobil Suzuki Carry warna hitam yang disembunyikan di pinggir Pantai Nanga Na’e, Desa Pekat. Selain kendaraan, polisi juga mengamankan sebanyak 71 jerigen berisi BBM jenis Pertalite dengan kapasitas masing-masing 20 liter atau total sekitar 1.420 liter. Petugas turut menyita 24 jerigen kosong yang diduga digunakan dalam aktivitas pengangkutan BBM tersebut.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Pekat guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.
Sementara itu, satu terduga pelaku lainnya berinisial R alias O (32), hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Polsek Pekat memastikan upaya pencarian terus dilakukan untuk menuntaskan kasus tersebut.
“Kami mengimbau kepada terduga pelaku yang masih melarikan diri agar segera menyerahkan diri. Kepolisian akan terus melakukan pengejaran sampai yang bersangkutan berhasil diamankan,” tegas IPTU Jubaidin.
Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang telah membantu memberikan informasi kepada pihak kepolisian sehingga proses pengungkapan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 06.00 WITA, seluruh rangkaian pengungkapan kasus berlangsung aman, tertib, dan lancar.( Om Jeks )



