• Jelajahi

    Copyright © Bongkar Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Penanaman Pohon Serentak di Kempo, Polsek dan TNI Libatkan Pelajar serta Warga Jaga Kelestarian Hutan

    Redaksi
    Rabu, 23 September 2026, September 23, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    DOMPU, NTB - bongkarfakta.com ~ Upaya memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon secara serentak di wilayah Nusa Tenggara Barat dalam rangka Bakti Persada Pengabdian 34 Tahun. Kegiatan tersebut turut digelar di Dusun Tompo Atas, Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Rabu (23/9/2026).

    Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA itu berlangsung di wilayah KPH Wilayah VI, Resort Kesi, dengan luas area penanaman sekitar dua hektare. Kegiatan melibatkan unsur TNI-Polri, pengelola kawasan, masyarakat serta para pelajar.


    Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H. bersama anggota turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, kegiatan juga diikuti Danramil Kempo KAPTEN CZI Arif Budimansyah bersama anggota, anggota Taman Nasional Tambora, jajaran KPH Wilayah VI Resort Kesi, masyarakat Dusun Tompo Atas serta para pelajar.


    Di lokasi tersebut, penanaman menggunakan sebanyak 300 bibit pohon yang terdiri dari beberapa jenis tanaman. Rinciannya meliputi 80 bibit jabon, 70 bibit mahoni, 70 bibit kemiri dan 80 bibit alpukat.


    Penanaman tersebut menjadi bagian dari kegiatan penanaman 1.000 pohon secara serentak di wilayah NTB dalam rangka Bakti Persada Pengabdian 34 Tahun. Selain kegiatan penghijauan, agenda tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan dan lingkungan.


    Kegiatan di lapangan tidak hanya berorientasi pada penanaman bibit, tetapi juga menjadi momentum untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penghijauan dan reboisasi, terutama dalam menjaga keberadaan sumber-sumber mata air.


    Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan dari aktivitas yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Edukasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa kelestarian hutan memiliki hubungan erat dengan keberlangsungan sumber air dan kehidupan masyarakat.


    Keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut turut memberikan pesan penting mengenai pendidikan lingkungan sejak dini. Penanaman pohon tidak hanya menjadi aktivitas simbolis, tetapi diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan di sekitar mereka.


    Sinergi antara aparat keamanan, pengelola kawasan, masyarakat dan pelajar juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan hutan. Upaya penghijauan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan.


    Kegiatan penanaman berakhir sekitar pukul 11.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.


    Melalui kegiatan tersebut, pesan yang dibawa cukup jelas: penghijauan bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga membangun kesadaran untuk menjaga hutan setelah bibit ditanam. Keberhasilan program lingkungan pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga oleh keberlanjutan pemeliharaan dan perlindungan kawasan.( Supriyadin )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini