DOMPU, NTB – BongkarFakta.com – Kapolsek Kempo, IPTU Agustamin, S.H., menjadi pembina upacara bendera di SMAN 1 Kempo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Senin (12/10/2026). Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan kepada pelajar agar disiplin, menghormati guru, menaati aturan, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
Upacara yang berlangsung mulai pukul 07.30 WITA di lapangan SMAN 1 Kempo itu diikuti kepala sekolah, para guru, serta siswa-siswi sekolah setempat.
Dalam amanatnya, IPTU Agustamin menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjadi pembina upacara. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai bekal generasi muda dalam meraih prestasi dan menghadapi tantangan masa depan.
Menurutnya, pelajar tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga harus memiliki sikap disiplin, menghormati guru, serta menjaga perilaku, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa para siswa merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mempersiapkan diri sejak dini melalui kegiatan belajar yang sungguh-sungguh, pemanfaatan waktu untuk hal-hal positif, dan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah.
Selain menyampaikan pesan pendidikan, Kapolsek Kempo memberikan penekanan mengenai pentingnya menaati hukum. Ia mengingatkan para pelajar agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, konsumsi minuman keras, maupun perkelahian antarpelajar.
Menurutnya, perilaku yang melanggar hukum dapat membawa dampak buruk terhadap masa depan pelajar. Karena itu, siswa diharapkan mampu memilih lingkungan pergaulan yang baik serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang mengarah pada tindakan negatif.
Kapolsek juga menegaskan bahwa setiap pelanggaran hukum akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku. Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk edukasi agar para pelajar memahami pentingnya tanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan.
Kegiatan pembinaan melalui upacara bendera ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan edukatif, pelajar diharapkan semakin memahami pentingnya disiplin, kesadaran hukum, dan tanggung jawab sosial.
Upacara berakhir sekitar pukul 08.40 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.( Supriyadin )


