Dompu, NTB – bongkarfakta.com ~ Kepolisian Resor Dompu bersama Pemerintah Kabupaten Dompu dan TNI melakukan penanganan terpadu terhadap dampak bencana banjir yang melanda Desa Rasabou dan Desa Cempijaya, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan penanganan dimulai sekitar pukul 08.50 Wita dan dipimpin langsung oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., didampingi Ketua DPRD Kabupaten Dompu Ir. Mutakkun beserta anggota, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., serta Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Janu Hendarto, S.E.
Turut terlibat dalam kegiatan tersebut unsur BPBD Kabupaten Dompu, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, personel gabungan Polres Dompu dan Kodim 1614/Dompu, serta elemen mahasiswa PMII Kabupaten Dompu.
Penanganan difokuskan pada pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir di Dusun Ruhu Ruma Desa Rasabou serta Dusun Dorotoi dan Dusun Konca Desa Cempijaya. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Dompu melalui BPBD menyalurkan bantuan berupa paket sembako, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya kepada masyarakat terdampak.
Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E. menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah bersama TNI dan Polri merupakan wujud komitmen negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam. Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi terhadap wilayah rawan banjir guna meminimalkan risiko di masa mendatang.
Kapolsek Hu’u IPDA Samsul Rizal menjelaskan bahwa jajaran Polsek Hu’u sejak awal kejadian telah melakukan pemantauan situasi, pengamanan wilayah terdampak, serta membantu proses evakuasi dan pembersihan rumah warga. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan komitmen Polres Dompu untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan TNI dalam penanganan bencana.
“Polres Dompu berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat, baik dalam penanganan bencana, pembersihan lingkungan, maupun pendistribusian bantuan. Kami juga terus melakukan monitoring situasi dan kesiapsiagaan personel guna mengantisipasi potensi banjir susulan,” ujar IPTU I Nyoman Suardika.B
erdasarkan hasil analisis sementara, banjir disebabkan oleh intensitas curah hujan tinggi di wilayah pegunungan serta kondisi bendungan di Desa Daha dan Desa Adu yang tidak berfungsi secara optimal. Sejumlah rumah warga di Dusun Ruhu Ruma, Dusun Dorotoi, dan Dusun Konca mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.
Seluruh rangkaian kegiatan penanganan bencana berakhir sekitar pukul 11.20 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif. Polres Dompu mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, sementara pemerintah daerah diharapkan dapat menyiapkan langkah mitigasi dan posko penanganan bencana di wilayah rawan banjir. ( Dewa )

