• Jelajahi

    Copyright © Bongkar Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Tanam 1.750 Pohon di SP2 Prode, Pemkab Sumbawa Jawab Ancaman Kekeringan

    Kamis, 29 Januari 2026, Januari 29, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Sumbawa, NTB - bongkarfakta.com ~ Di tengah ancaman kekeringan yang berulang setiap musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah konkret dengan menanam 1.750 pohon di Desa SP2 Prode, Kecamatan Plampang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Safari Sumbawa Menanam dalam payung Sumbawa Hijau Lestari, sebagai strategi jangka panjang untuk menjaga cadangan air tanah sekaligus memulihkan keseimbangan lingkungan di wilayah rawan krisis air.

    Kegiatan penghijauan tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya sistematis pemerintah daerah dalam menjawab persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, khususnya keterbatasan akses air bersih saat musim kemarau. Selain aspek ekologis, program ini juga dirancang berbasis ekonomi agar mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa.


    Dalam laporannya, Camat Plampang, Sudarli, S.Pt., M.Si., menyampaikan bahwa Desa SP2 Prode merupakan salah satu wilayah yang cukup terdampak kekeringan. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih pada periode tertentu setiap tahunnya. Oleh karena itu, ia menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah daerah dapat membangun dua hingga tiga titik sumur bor, serta memberikan perhatian terhadap kondisi jalan menuju SP2 Prode yang saat ini mengalami kerusakan.


    Menanggapi hal tersebut, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat secara bertahap dan terintegrasi. Ia menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor akan diupayakan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pertanian sebagai bagian dari penanganan krisis air bersih.


    Namun demikian, Bupati menekankan bahwa penyediaan infrastruktur air semata tidak akan memberikan hasil optimal tanpa diiringi upaya penghijauan yang berkelanjutan. Menurutnya, penanaman pohon memiliki peran penting dalam menjaga daya serap tanah dan mempertahankan cadangan air bawah tanah.

    “Penghijauan harus menjadi perhatian bersama. Jika kawasan ini kembali hijau, maka cadangan air tanah akan terjaga dan sumber-sumber air tidak cepat mengering,” ujar Bupati.


    Terkait infrastruktur jalan, Bupati menyampaikan bahwa perbaikan akses jalan menuju Desa SP2 Prode akan diupayakan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Ia juga menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengakomodir dan memprioritaskan penanganan ruas jalan tersebut.


    Pada kesempatan yang sama, Bupati turut menyoroti potensi ekonomi dari tanaman produktif yang ditanam melalui program penghijauan. Ia mencontohkan tanaman sengon yang memiliki nilai ekonomi tinggi, di mana satu hektare tanaman sengon dapat menghasilkan hingga Rp200 juta dalam satu kali masa panen. Menurutnya, pendekatan penghijauan berbasis ekonomi akan memberikan manfaat ganda, yakni menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.


    Kegiatan penanaman pohon ini diikuti oleh Bupati Sumbawa bersama para kepala perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), Camat Plampang, para kepala desa se-Kecamatan Plampang, serta masyarakat Desa SP2 Prode. Melalui Safari Sumbawa Menanam, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan, memperkuat ketahanan sumber daya air, serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.( Om Jeks. )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini