Dompu, NTB - bongkarfakta.com ~ Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan masyarakat pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-211 Kabupaten Dompu, jajaran Polsek Kempo melaksanakan pengamanan ketat terhadap kegiatan touring destinasi wisata yang dirangkaikan dengan launching pintu masuk wisata hiu paus di Desa Soro, Kecamatan Kempo, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.40 WITA tersebut diikuti oleh sekitar 300 kendaraan roda dua dari berbagai komunitas motor di Kabupaten Dompu. Rombongan bergerak melintasi wilayah Kecamatan Kempo menuju Dusun Toro Wuwu, Desa Soro, yang menjadi lokasi peluncuran destinasi wisata hiu paus.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H., bersama personel Polsek Kempo. Pengaturan arus lalu lintas dan pengamanan jalur dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Dinas Perhubungan serta Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Kempo guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan.
Agenda launching tersebut turut dihadiri oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., Camat Kempo Drs. Budi Rahman, Danramil 02 Kempo Kapten Czi Arif Budimansyah, Kepala Desa Soro Patowari, S.E., serta rombongan Ikatan Motor Kabupaten Dompu.
Rangkaian acara diawali dengan tarian penyambutan Wura Bongi Monca, dilanjutkan dengan pembukaan dan doa. Dalam sambutannya, Kepala Desa Soro menyampaikan apresiasi atas penetapan wilayahnya sebagai pintu masuk wisata hiu paus. Ia berharap pengembangan sektor pariwisata tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta membuka peluang pengembangan destinasi lain di kawasan Teluk Saleh, khususnya di Toro Wuwu.
Bupati Dompu dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengembangkan wisata hiu paus sebagai destinasi unggulan berbasis ekowisata. Menurutnya, potensi yang dimiliki kawasan tersebut harus dikelola secara berkelanjutan agar memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan aspek konservasi.
Perwakilan Konservasi Indonesia turut menjelaskan bahwa populasi hiu paus di Teluk Saleh tercatat sekitar 104 ekor. Potensi tersebut menjadi daya tarik utama wisata bahari yang perlu dijaga melalui pendekatan konservasi dan pengelolaan yang bertanggung jawab.
Prosesi puncak ditandai dengan pengguntingan pita sebagai simbol peresmian pintu masuk wisata, dilanjutkan dengan pengibaran bendera oleh Bupati Dompu sebagai tanda pelepasan perahu wisata.
Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H., menegaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Pengamanan kami laksanakan secara maksimal melalui pengaturan jalur dan pengawasan di lokasi kegiatan, sehingga seluruh rangkaian agenda dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WITA dalam situasi aman dan kondusif. Selanjutnya, rombongan touring melanjutkan perjalanan menuju wilayah Kecamatan Pekat sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Dompu ke-211.( Supriadin )



