DOMPU, NTB – bongkarfakta.com ~ Upaya menjaga stabilitas distribusi hasil pertanian terus diperkuat. Wakapolres Dompu, Kompol Tohir, S.H., bersama Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan, S.H., turun langsung melakukan monitoring dan pengamanan penyerapan jagung di Gudang Bulog (GBR) Kelurahan Kandai II, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap proses distribusi jagung dari petani ke gudang penyimpanan, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Penyerapan jagung di wilayah Dompu diketahui menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga di tingkat petani.
Di lokasi, Wakapolres dan Kapolsek Woja meninjau langsung proses bongkar muat jagung dari kendaraan truk ke dalam gudang Bulog. Aktivitas tersebut berlangsung dengan intensitas tinggi, melibatkan sejumlah sopir truk dan tenaga kerja bongkar muat yang bekerja secara bergantian.
Selain melakukan pemantauan, kedua pejabat kepolisian tersebut juga berdialog langsung dengan para pekerja dan sopir truk. Dialog ini bertujuan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi selama proses pengangkutan dan distribusi jagung.
Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan, S.H., saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan, menjelaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan penyerapan jagung ini berjalan sesuai prosedur dan tidak mengalami gangguan. Selain itu, kami juga mengantisipasi potensi kerawanan, baik dari sisi keamanan maupun kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Dompu yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil jagung.
Sementara itu, Wakapolres Dompu Kompol Tohir, S.H., menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pihak Bulog, serta para pelaku distribusi dalam menjaga kelancaran proses penyerapan hasil pertanian.
Menurutnya, stabilitas distribusi jagung tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan petani dan ketersediaan pangan di masyarakat.
Kehadiran personel Polri di lokasi juga difokuskan pada pengamanan area gudang serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan tersebut. Hal ini penting mengingat tingginya mobilitas kendaraan truk yang keluar masuk gudang, yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun risiko kecelakaan.
Selain itu, Polsek Woja turut memberikan imbauan kepada seluruh pihak yang terlibat, baik pekerja maupun sopir kendaraan, agar selalu mematuhi aturan yang berlaku serta mengutamakan keselamatan kerja dalam setiap aktivitas bongkar muat.
Langkah preventif ini dinilai penting untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menghindari potensi gangguan yang dapat menghambat proses distribusi.
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring dan pengamanan yang dilakukan oleh jajaran Polres Dompu ini berjalan dengan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan berarti selama proses berlangsung.
Dengan adanya pengawasan langsung dari aparat kepolisian, diharapkan proses penyerapan jagung di Gudang Bulog Kandai II dapat terus berjalan optimal, serta memberikan dampak positif bagi stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah Dompu.( Om Jeks )


