DOMPU NTB - bongkarfakta.com ~ Kesigapan aparat Kepolisian kembali terlihat dalam penanganan aksi pemblokiran jalan yang terjadi di Dusun Palikarawe, Desa Mbawi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Senin malam (25/5/2026). Melalui langkah cepat, pendekatan humanis, dan komunikasi persuasif, melalui berhasil meredam situasi yang sempat memanas hingga akses jalan kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
Aksi pemblokiran jalan yang berlangsung sekitar pukul 20.00 Wita tersebut dipicu oleh tuntutan masyarakat terkait penanganan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan panah yang terjadi pada 15 Mei 2026 lalu terhadap warga Dusun Pandai, Desa Mbawi. Warga meminta aparat Kepolisian segera melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku berinisial RM.
Ketegangan sempat meningkat karena masyarakat menginginkan percepatan penanganan perkara. Bahkan, warga menyampaikan akan kembali melakukan aksi serupa apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.
Menindaklanjuti situasi tersebut, Kapolsek Dompu, bersama personel Polsek Dompu langsung turun ke lokasi guna melakukan pengamanan sekaligus pendekatan dialogis kepada masyarakat.
Dengan mengedepankan sikap humanis dan komunikasi yang sejuk, aparat Kepolisian memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa proses penanganan perkara saat ini masih berjalan sesuai prosedur hukum dan mekanisme penyelidikan yang berlaku.
Keterangan Kapolsek Dompu disampaikan melalui Kasi Humas yang menegaskan bahwa pihak Kepolisian memahami keresahan masyarakat, namun seluruh proses hukum tetap harus dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Polres Dompu melalui Polsek Dompu memahami tuntutan masyarakat dan memastikan perkara tersebut sedang dalam proses penanganan oleh penyidik. Karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” ujar IPTU I Nyoman Suardika.
Ia menjelaskan, langkah cepat yang dilakukan personel Polsek Dompu di lapangan merupakan bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan dialog, komunikasi persuasif, dan penyampaian imbauan Kamtibmas agar situasi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas. Alhamdulillah masyarakat dapat memahami penjelasan yang diberikan sehingga akses jalan kembali dibuka secara sukarela,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Dompu, IPDA Sarbani, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut secara serius dan profesional demi menjaga rasa keadilan di tengah masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan setiap laporan masyarakat ditangani sesuai prosedur hukum. Kami meminta masyarakat mempercayakan proses ini kepada Kepolisian dan tidak mudah terpancing melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat luas,” tegas IPDA Sarbani.
Ia juga menambahkan bahwa komunikasi dengan tokoh masyarakat dan warga akan terus dilakukan guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami akan terus membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat agar situasi Kamtibmas tetap terjaga. Kepolisian berharap masyarakat tetap menahan diri dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah,” tambah Kapolsek.
Pendekatan komunikatif yang dilakukan aparat Kepolisian akhirnya berhasil mencairkan suasana. Setelah dialog berlangsung, masyarakat secara sukarela membuka blokade jalan yang sebelumnya menghambat aktivitas pengguna jalan dan warga sekitar.
Sekitar pukul 21.15 Wita, situasi di Dusun Palikarawe berhasil dikendalikan sepenuhnya. Arus lalu lintas kembali normal dan kondisi keamanan masyarakat terpantau aman serta kondusif.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Polres Dompu melalui Polsek Dompu juga melakukan sejumlah langkah strategis, di antaranya pengamanan lokasi, penggalangan terhadap tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, monitoring perkembangan situasi, hingga koordinasi bersama aparat pemerintah desa guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Berdasarkan analisa Kepolisian, aksi pemblokiran jalan tersebut dipicu oleh tingginya emosi masyarakat yang menghendaki percepatan penanganan kasus dugaan penganiayaan. Namun berkat langkah cepat aparat di lapangan, potensi eskalasi massa dan gangguan Kamtibmas yang lebih luas berhasil dicegah.
Meski kondisi saat ini telah kondusif, Polres Dompu melalui Polsek Dompu tetap melakukan langkah antisipatif melalui monitoring intensif dan peningkatan kegiatan sambang oleh Bhabinkamtibmas guna mencegah munculnya aksi serupa di kemudian hari.
Polres Dompu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.
Penanganan situasi di Dusun Palikarawe menjadi gambaran nyata bahwa pendekatan humanis, komunikasi terbuka, serta kehadiran cepat aparat keamanan di tengah masyarakat mampu menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Dompu.( Om Jeks )



