Dompu NTB – bongkarfakta.com ~ Guna menjaga stabilitas keamanan dan mencegah potensi konflik antarwarga, jajaran Polsek Pekat menunjukkan keterlibatan aktif dalam kegiatan peninjauan jalan atau lorong-lorong lintasan ternak di wilayah Doroncanga, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 12.10 Wita.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE bersama unsur Pemerintah Daerah. Namun di lapangan, kehadiran Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif di tengah munculnya persoalan antara petani ternak dan petani jagung.
Peninjauan dilakukan di areal pelepasan ternak Doroncanga yang selama ini menjadi jalur utama sapi dan kerbau menuju sumber pakan dan mata air. Dalam dialog terbuka, perwakilan petani ternak, Syarifuddin, menyampaikan bahwa akses lorong ternak kini semakin menyempit akibat pemagaran lahan jagung oleh sejumlah warga.
Selain menyempitnya jalur, petani ternak juga mengeluhkan adanya hewan ternak yang mati karena dibacok saat memasuki lahan jagung serta adanya ternak yang terjatuh ke jurang akibat akses yang tertutup pagar. Mereka meminta Pemerintah Daerah mengambil langkah tegas serta memperlebar jalur lintasan ternak hingga kurang lebih 50 meter guna meminimalisir risiko konflik dan kerugian.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Dompu menyatakan akan memerintahkan pihak kecamatan untuk melakukan pendataan terhadap petani jagung yang memiliki lahan di sekitar lorong lintasan ternak. Pemerintah berencana memanggil para pihak ke kantor Bupati untuk duduk bersama mencari solusi terbaik.
Selain itu, Bupati juga mengimbau agar setelah masa panen tahun ini, pagar yang mempersempit jalur dapat dibuka kembali demi kepentingan bersama.
Di sisi lain, Polsek Pekat tidak hanya hadir sebagai pengamanan, tetapi juga melakukan langkah preventif melalui deteksi dini dan pemetaan potensi konflik.
Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendekatan persuasif serta penggalangan terhadap kedua kelompok guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Pekat.
Polsek Pekat juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan serta tokoh masyarakat guna memastikan persoalan ini tidak berkembang menjadi gesekan sosial yang lebih luas.
Kegiatan peninjauan berakhir sekitar pukul 12.50 Wita dalam keadaan aman dan lancar, dengan pengawasan langsung dari jajaran Polsek Pekat.( Om Jeks )



