DOMPU, NTB – bongkarfakta.com ~ Berdasarkan laporan resmi dari Polsek Pekat, Polres Dompu, kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga unit sepeda motor terjadi di jalan lintas Calabai–Dompu, tepatnya di Jembatan Desa Nangakara, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah pengendara dan penumpang mengalami luka berat maupun ringan.
Korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut mayoritas merupakan pelajar. Salah satunya, Wais Alkarni (14), mengalami luka serius di bagian kepala belakang serta pembengkakan pada mata kanan disertai pendarahan, sehingga harus dirujuk ke RSUD Dompu.
Korban lainnya, Muh Jaeni Aroni (14) mengalami luka robek pada mulut dan hidung, serta luka lecet pada tangan dan pembengkakan pada mata kiri. Sementara itu, Muzakir (17) mengalami luka memar pada bahu kanan dan lecet di beberapa bagian tubuh.
Adapun korban Syaiful (18) mengalami luka cukup serius, termasuk patah tangan kanan, luka robek pada pelipis, serta cedera pada bagian kepala, sehingga harus dirujuk ke RSUD Bima untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin menjelaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi pasti kecelakaan, mengingat kondisi korban belum memungkinkan untuk dimintai keterangan secara detail.
“Peristiwa kecelakaan terjadi di lokasi yang relatif sepi dan belum terdapat saksi yang dapat memberikan keterangan secara lengkap. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar IPTU Jubaidin.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari laporan lapangan, kecelakaan tersebut melibatkan tiga sepeda motor yang mengalami benturan beruntun di area jembatan. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh kurangnya kehati-hatian para pengendara.
Pasca kejadian, para korban segera dievakuasi oleh warga ke Puskesmas Nangakara untuk mendapatkan penanganan medis awal sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Namun, situasi sempat memanas di Puskesmas Nangakara. Keluarga korban yang panik dan emosional meluapkan kekecewaan akibat keterlambatan penanganan medis dengan melakukan perusakan fasilitas. Dua kaca bagian depan puskesmas dilaporkan pecah akibat lemparan batu.
Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Pekat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian serta ke fasilitas kesehatan untuk mengamankan situasi.
Petugas melakukan pengamanan, pengaturan kondisi di lapangan, serta olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan data dan fakta terkait kecelakaan tersebut.
“Kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengamanan, olah TKP, serta memastikan situasi tetap kondusif. Saat ini kondisi sudah terkendali,” tambah IPTU Jubaidin.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih berhati-hati dalam berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena melibatkan pelajar sebagai korban, sehingga diperlukan peran aktif orang tua dan lingkungan dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak dini.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.( Om Jeks )


