• Jelajahi

    Copyright © Bongkar Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    55 Panitia Konser Charly Van Houten di Dompu Mengaku Belum Dibayar, Honor Rp100 Juta Jadi Tanda Tanya

    Redaksi
    Rabu, 05 Agustus 2026, Agustus 05, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    DOMPU, NTB – Bongkarfakta.com | Euforia konser artis nasional Charly Van Houten yang menyedot perhatian masyarakat di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini menyisakan persoalan terkait pembayaran honorarium panitia.


    Sebanyak 55 orang panitia mengaku belum menerima honorarium yang sebelumnya disebut telah disepakati dalam kontrak kerja dengan nilai total Rp100 juta, meski seluruh rangkaian kegiatan konser telah selesai digelar.


    Ketua Panitia, Bachrizal Bakhtiar, M.Ed, mengatakan pembayaran honorarium tersebut telah dituangkan dalam kesepakatan kerja. Berdasarkan kontrak yang dimaksud, terdapat dua pihak, yakni RD dan NF, yang masing-masing disebut memiliki kewajiban sebesar Rp50 juta untuk pembayaran honor panitia.

    “Betul, Bang. Di dalam kontrak masing-masing RD dan NF menanggung honor panitia sebesar Rp50 juta, sehingga totalnya Rp100 juta,” ujar Bachrizal kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

     

    Bachrizal menjelaskan, selama kurang lebih tiga bulan, puluhan panitia bekerja untuk mempersiapkan dan menyukseskan konser tersebut.


    Berbagai pekerjaan dilakukan, mulai dari pengurusan perizinan dan rekomendasi administrasi, membangun koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyusun pembagian tugas, hingga mengawal pelaksanaan kegiatan di lapangan.


    Panitia juga terlibat dalam persiapan serta penataan dan pembersihan lokasi kegiatan setelah acara selesai.


    Namun, setelah konser yang digelar pada Sabtu (1/8/2026) tersebut berakhir, honorarium yang menurut panitia telah disepakati dalam kontrak belum diterima.

    “Kami sudah menjalankan kewajiban sesuai tugas masing-masing. Yang kami tuntut hanyalah hak kami sebagaimana yang telah disepakati dalam kontrak,” kata Bachrizal.


    Pihak kepanitiaan mengaku telah beberapa kali berupaya menghubungi pihak yang disebut bertanggung jawab atas pembayaran honorarium untuk meminta kepastian.


    Menurut Bachrizal, NF disebut masih menyatakan komitmen untuk menyelesaikan pembayaran, tetapi belum dapat memberikan kepastian waktu pelunasan.

    “Saat dihubungi, NF beritikad baik ingin membayar, tetapi meminta waktu yang belum bisa ditentukan. Sementara Reza hingga saat ini belum memberikan respons terkait honorarium kepanitiaan,” ujarnya.


    Bachrizal berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan secara baik sehingga hak 55 orang panitia yang telah bekerja selama proses persiapan hingga pelaksanaan konser dapat dipenuhi sesuai kesepakatan.


    Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat kepastian mengenai waktu pembayaran honorarium sebesar Rp100 juta tersebut. Persoalan itu pun menjadi perhatian di kalangan panitia yang mengaku telah menyelesaikan seluruh tugas mereka dalam mendukung pelaksanaan konser.


    Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, Bongkar Fakta telah berupaya meminta konfirmasi kepada NF melalui sambungan telepon terkait informasi dan keluhan yang disampaikan pihak kepanitiaan.


    Namun, hingga berita ini dipublikasikan, belum diperoleh penjelasan resmi dari NF mengenai persoalan pembayaran honorarium tersebut.


    Redaksi juga tetap membuka ruang konfirmasi kepada RD, NF, Reza, maupun pihak lain yang berkaitan dengan persoalan ini agar dapat menyampaikan penjelasan, klarifikasi, atau data pendukung dari perspektif mereka.(Alfin Sosialis)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini