Dompu NTB — Bongkar Fakta-Karang Taruna Muda Enerjik Desa Mumbu bersama mahasiswa KKN STIE YAPIS Dompu turut hadir menyambut kedatangan masyarakat dalam kegiatan mbolo weki keluarga yang berlangsung di Dusun Madafanda, Desa Mumbu. Minggu malam 8:00/16/8/2026.
Kehadiran pemuda bersama mahasiswa KKN tersebut menjadi wujud nyata semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan membangun kolaborasi antara pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Desa Mumbu.
Karang Taruna Muda Enerjik Desa Mumbu, Alfin Sosialis, menyampaikan bahwa kecerdasan tidak hanya diukur dari kemampuan seseorang dalam berbicara maupun berteori, tetapi juga dari kemampuan membuktikan setiap ucapan melalui tindakan nyata.
“Cerdas bukan milik orang-orang yang hanya pandai berteori, melainkan milik mereka yang mampu bekerja dan bertindak sesuai dengan apa yang telah diucapkannya.”
Menurut Alfin, sebuah ucapan akan memiliki nilai ketika diwujudkan dalam tindakan. Karena itu, kebersamaan, komunikasi, dan kolaborasi tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus dibuktikan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemuda harus mampu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan karya dan tindakan nyata. Mari kita satukan langkah, kuatkan kebersamaan, dan buktikan bahwa pemuda mampu memberikan kontribusi positif untuk Desa Mumbu,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Posko 04 KKN STIE YAPIS Dompu, Fagi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Karang Taruna Muda Enerjik Desa Mumbu serta masyarakat yang telah membuka ruang komunikasi dan mengajak mahasiswa KKN untuk terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di Desa Mumbu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Karang Taruna Muda Enerjik Desa Mumbu, lebih-lebih kepada masyarakat yang telah memberitahu dan mengajak kami untuk bekerja sama dalam berbagai kegiatan yang ada di Desa Mumbu,” ujar Fagi.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan KKN. Ia berharap keberadaan mahasiswa tidak hanya menjadi kegiatan akademik semata, tetapi benar-benar menjadi kuliah kerja nyata yang memberikan pengalaman sekaligus manfaat bagi masyarakat.
“Dengan slogan KKN sebagai Kuliah Kerja Nyata, kami ingin benar-benar hadir dan bekerja bersama masyarakat. Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang sudah terbangun ini dapat terus berjalan selama kami berada di Desa Mumbu,” tambahnya.
Kegiatan mbolo weki tersebut menjadi gambaran bahwa ketika pemuda, mahasiswa, dan masyarakat mampu menyatukan langkah, berbagai kegiatan sosial dapat berjalan dengan penuh kebersamaan.
Kolaborasi antara Karang Taruna Muda Enerjik, mahasiswa KKN STIE YAPIS Dompu, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat, sehingga kehadiran pemuda dan mahasiswa benar-benar mampu melahirkan kerja nyata serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Desa Mumbu.(Red)


