• Jelajahi

    Copyright © Bongkar Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Qatranada Hulwah Sabet Juara 1 Lomba Cerita Rakyat Kemah Akbar Kecamatan Kempo 2026

    Redaksi
    Jumat, 14 Agustus 2026, Agustus 14, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    KEMPO, DOMPU – bongkarfakta.com ~ Suara lantang, ekspresi penuh penghayatan, dan keberanian tampil di hadapan peserta Kemah Akbar mengantarkan Qatranada Hulwah, siswi SDN 8 Kempo, meraih Juara 1 Lomba Cerita Rakyat Kemah Akbar Kecamatan Kempo 2026.


    Prestasi tersebut diumumkan pada malam puncak kegiatan, Kamis (13/8/2026), di Lapangan Desa Konte, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu.


    Qatranada Hulwah yang akrab disapa Hulwah merupakan buah hati Wahyudin, S.Pd., dan Nofidha Febriyani. Ia lahir pada 27 Juli 2016 dan menjadi salah satu peserta yang berhasil mencuri perhatian dalam perlombaan yang diikuti oleh pangkalan sekolah se-Kecamatan Kempo tersebut.


    Kemah Akbar Kecamatan Kempo 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka. Kegiatan tersebut diikuti oleh pangkalan tingkat SD, SMP, SMA dan sederajat se-Kecamatan Kempo.


    Selain menjadi ajang kegiatan kepramukaan, Kemah Akbar juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan keberanian, kreativitas dan kemampuan tampil di depan umum. Lomba Cerita Rakyat menjadi salah satu kegiatan yang memiliki nilai penting dalam mengenalkan serta menjaga keberadaan cerita dan budaya lokal di tengah generasi muda.


    Dalam perlombaan itu, Hulwah membawakan cerita rakyat “Putri Mandalika”. Dengan mengenakan pakaian Pramuka dan menggunakan properti sederhana, ia mampu membangun suasana cerita melalui intonasi suara, mimik wajah, gerakan tubuh serta penghayatan terhadap karakter yang diperankan.


    Penampilan tersebut mendapat perhatian dari dewan juri. Penilaian tidak hanya didasarkan pada kemampuan peserta menghafal teks cerita, tetapi juga mencakup kejelasan suara, penguasaan panggung, ekspresi, interaksi dengan penonton, penghayatan karakter serta kemampuan menyampaikan pesan moral cerita.


    Hulwah dinilai mampu menghidupkan cerita yang dibawakannya. Karakter yang diperankan tidak hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi diperkuat dengan ekspresi dan gerakan sehingga cerita terasa lebih hidup di hadapan penonton.


    Suasana semakin menegangkan ketika panitia mengumumkan hasil perlombaan pada malam puncak. Nama Qatranada Hulwah dari Pangkalan SDN 8 Kempo akhirnya disebut sebagai peraih Juara 1.


    Tepuk tangan dan sorak peserta langsung menggema. Hulwah tampak haru dan bahagia saat menerima piala serta piagam penghargaan atas prestasi yang diraihnya.


    Kepala SDN 8 Kempo, Junaidin, S.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Prestasi Hulwah menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk berani mengembangkan potensi yang dimiliki.


    Kebanggaan serupa disampaikan oleh ayah Hulwah, Wahyudin, S.Pd. Ia mengapresiasi dukungan dan bimbingan pihak sekolah yang telah memberikan ruang kepada putrinya untuk mengembangkan bakat dan keberaniannya.

    “Kami sebagai orang tua tentu sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Hulwah. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak sekolah, khususnya para guru yang telah membimbing, mendampingi dan memberikan kesempatan kepada Hulwah untuk mengikuti lomba ini,” ujar Wahyudin.


    Menurut Wahyudin, kemenangan tersebut bukan hanya tentang piala dan penghargaan, tetapi juga tentang proses yang telah dilalui anaknya. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi Hulwah untuk terus belajar, berani tampil dan mengembangkan kemampuannya.

    “Terima kasih kepada pihak sekolah yang sudah memberikan dukungan kepada anak kami. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Hulwah untuk terus belajar dan tidak cepat puas dengan apa yang sudah diraih,” katanya.


    Bagi keluarga, keberhasilan Hulwah juga menjadi pengingat bahwa dukungan orang tua dan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk keberanian serta kepercayaan diri anak.


    Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dimulai dari lingkungan pendidikan. Melalui panggung lomba, cerita rakyat yang merupakan bagian dari warisan budaya kembali diperkenalkan kepada anak-anak dan generasi muda.


    Lomba Cerita Rakyat Kemah Akbar Kecamatan Kempo 2026 pada akhirnya bukan sekadar kompetisi untuk menentukan siapa yang menjadi juara. Di balik perlombaan tersebut terdapat pesan tentang pentingnya menjaga cerita, nilai moral dan warisan budaya agar tidak hilang ditelan zaman.


    Bagi Qatranada Hulwah, piala Juara 1 menjadi buah dari keberanian dan kerja kerasnya. Bagi keluarga dan SDN 8 Kempo, prestasi tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus mendukung generasi muda agar berani tampil, berprestasi dan mencintai budaya sendiri.( Om Jeks )
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini