• Jelajahi

    Copyright © Bongkar Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Bhabinkamtibmas Desa Konte Pantau Lahan Jagung Warga, Polri Perkuat Ketahanan Pangan dari Desa

    Senin, 19 Januari 2026, Januari 19, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini





    DOMPU, NTB - bongkarfakta.com ~ Upaya penguatan ketahanan pangan nasional terus digerakkan hingga ke tingkat desa. Di Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kempo melalui peran Bhabinkamtibmas turun langsung ke lapangan untuk memastikan program pertanian masyarakat berjalan optimal. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Konte, BRIPKA Asabet, yang memantau lahan pertanian jagung milik warga pada Senin (19/1/2026).


    Kegiatan pemantauan tersebut berlangsung di Dusun Sambi, Desa Konte, dengan sasaran lahan jagung seluas 1 hektare milik Sdr. Ruhni, seorang petani setempat. Adapun jenis jagung yang ditanam adalah jagung varietas ADV Jago, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan cukup adaptif terhadap kondisi lahan di wilayah Dompu.


    Pemantauan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan dan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian warga diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mendorong produktivitas sektor pertanian.


    BRIPKA Asabet mengatakan, pemantauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tanaman, kesiapan lahan, serta kendala yang mungkin dihadapi petani selama masa tanam. Selain itu, ia juga berdialog dengan petani untuk mendengar aspirasi serta memberikan motivasi agar terus mengelola lahan secara maksimal.

    “Kami hadir untuk memastikan lahan pertanian warga dimanfaatkan dengan baik dan aman. Ketahanan pangan dimulai dari desa, dan petani adalah ujung tombaknya,” ujar BRIPKA Asabet di sela kegiatan.


    Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan sekitar lahan pertanian, terutama dari potensi gangguan seperti pencurian hasil panen atau konflik lahan. Menurutnya, stabilitas keamanan akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan usaha tani.


    Sementara itu, pemilik lahan, Sdr. Ruhni, menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas yang secara langsung memantau kondisi pertaniannya. Ia menilai perhatian aparat kepolisian menjadi bentuk dukungan moral bagi petani di desa.

    “Dengan adanya pendampingan seperti ini, kami merasa lebih diperhatikan dan termotivasi untuk terus mengolah lahan,” ungkapnya.


    Terpisah, Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari komitmen institusi untuk mendukung kebijakan strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian.

    “Polri tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan. Melalui Bhabinkamtibmas, kami mendorong pemanfaatan lahan produktif dan memastikan kegiatan pertanian berjalan aman dan berkelanjutan,” kata IPTU Agustamin.


    Menurutnya, pemantauan pertanian oleh Bhabinkamtibmas juga menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi permasalahan sosial di desa. Dengan pendekatan humanis dan dialogis, Polri dapat lebih cepat merespons persoalan yang muncul di tengah masyarakat.


    Kapolsek Kempo juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan sangat bergantung pada kerja sama semua pihak, mulai dari petani, pemerintah desa, hingga aparat keamanan.


    Kegiatan pemantauan lahan jagung di Desa Konte ini berjalan dalam suasana aman dan kondusif. Ke depan, Polsek Kempo memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah hukumnya.( Supriadin. )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini