• Jelajahi

    Copyright © Bongkar Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Polsek Hu’u Pantau Lahan Jagung Warga, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

    Senin, 09 Februari 2026, Februari 09, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Dompu NTB - bongkarfakta.com ~ Komitmen mendukung pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia Emas terus diwujudkan di tingkat tapak. Senin, 9 Februari 2026, jajaran Kepolisian Sektor Hu’u melakukan pemantauan langsung lahan pertanian jagung milik warga binaan di So Wadu Me’e, Dusun Nagadoro, Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.


    Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.30 Wita hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Hu’u, IPDA Samsul Rizal, didampingi Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Hu’u, AIPDA M. Husnin. Pemantauan dilakukan pada lahan jagung seluas 4 hektar milik petani Suhardin A. Rajak (40), sebagai bagian dari pengawasan, pendampingan, sekaligus penguatan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat tani.


    Lahan tersebut ditanami jagung varietas Pioner 27 Gajah, yang saat ini memasuki usia tanam sekitar 50 hari. Berdasarkan estimasi teknis di lapangan, potensi hasil panen diperkirakan mencapai ±17 ton jagung pipilan kering (JPK). Capaian ini dinilai mencerminkan pengelolaan lahan yang relatif baik serta pemanfaatan varietas unggul yang sesuai dengan kondisi agroklimat setempat.


    Kapolsek Hu’u IPDA Samsul Rizal menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian bukan sekadar bersifat seremonial, melainkan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap agenda strategis nasional di sektor pangan. Menurutnya, ketahanan pangan tidak dapat dilepaskan dari stabilitas keamanan dan keberlanjutan pendampingan kepada petani.

    “Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan. Kami hadir untuk memastikan kegiatan pertanian berjalan aman, sekaligus memberikan motivasi agar produktivitas terus meningkat,” ujar IPDA Samsul Rizal di sela kegiatan.


    Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mendorong pemilik lahan dan warga sekitar untuk terus berinovasi memanfaatkan lahan pekarangan yang tersedia, baik untuk tanaman pangan maupun hortikultura. Upaya ini dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menambah sumber pendapatan masyarakat.


    Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi aktif dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) apabila petani menghadapi kendala teknis, baik terkait budidaya, hama, pemupukan, maupun keterbatasan sarana dan prasarana pertanian. Sinergi lintas sektor, menurutnya, menjadi kunci agar hasil pertanian dapat optimal dan berkelanjutan.


    Sementara itu, BKTM Desa Hu’u AIPDA M. Husnin menyampaikan bahwa pendampingan terhadap petani binaan akan terus dilakukan secara berkala. Pendekatan persuasif dan dialogis diharapkan mampu membangun kepercayaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sektor pertanian dalam menopang perekonomian lokal.


    Pemantauan lahan jagung ini menjadi salah satu contoh konkret implementasi peran Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di wilayah pedesaan. Dengan potensi lahan yang masih luas dan partisipasi aktif masyarakat, Kecamatan Hu’u dinilai memiliki peluang besar untuk berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan regional maupun nasional.


    Secara keseluruhan, kegiatan pemantauan berjalan aman, tertib, dan lancar. Aparat kepolisian dan masyarakat petani menunjukkan sinergi positif dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong produktivitas sektor pertanian sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.( Rizal )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini