Dompu NTB – bongkarfakta.com ~ Pemerintah Desa Doro Melo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, mulai memantapkan langkah menuju pembangunan Kantor Koperasi Desa (KOPDES). Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat pembangunan yang digelar pemerintah desa bersama unsur kelembagaan dan aparat kewilayahan, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan kemandirian ekonomi desa.
Rapat yang berlangsung di kantor Desa Doro Melo itu dihadiri langsung oleh Kepala Desa Doro Melo, Supriadin alias Dade, beserta jajaran perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Kasi Perencanaan. Kehadiran lintas sektor ini menandai keseriusan pemerintah desa dalam mengawal pembangunan KOPDES secara terencana dan akuntabel.
Kepala Desa Doro Melo, Supriadin alias Dade, dalam keterangannya kepada media menyatakan bahwa pembangunan KOPDES akan direalisasikan dalam waktu dekat. Ia menegaskan, salah satu tahapan krusial telah diselesaikan, yakni pembebasan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan.
“Lahan untuk pembangunan KOPDES sudah kami bebaskan. Saat ini tidak ada lagi persoalan terkait kepemilikan tanah, sehingga pembangunan dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Supriadin.
Ia menjelaskan, pemerintah desa kini tengah menyiapkan surat resmi kepada instansi terkait guna menetapkan lahan tersebut sebagai lokasi pembangunan KOPDES. Langkah administratif ini dinilai penting agar proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain kesiapan lahan, aspek kelayakan lokasi juga telah menjadi perhatian serius pemerintah desa. Supriadin mengungkapkan bahwa Kasi Perencanaan telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang direncanakan.
“Lokasi pembangunan sudah ditinjau langsung oleh Kasi Perencanaan. Berdasarkan hasil pengecekan, lahan tersebut dinyatakan layak untuk didirikan bangunan KOPDES,” katanya.
Rapat pembangunan ini juga menjadi forum koordinasi antara pemerintah desa, BPD, serta aparat keamanan desa. Bhabinkamtibmas dan Babinsa turut menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan KOPDES sebagai bagian dari penguatan stabilitas dan ketertiban di lingkungan desa.
Pemerintah Desa Doro Melo memandang KOPDES bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa. KOPDES diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, ruang pengembangan usaha lokal, serta wadah pengelolaan potensi desa secara kolektif dan berkelanjutan.
Bagi masyarakat Doro Melo, KOPDES diproyeksikan menjadi simbol kemandirian desa—sebuah bangunan yang kelak bukan hanya berdiri sebagai struktur beton, tetapi juga sebagai penopang harapan dan peningkatan kesejahteraan warga.
Dengan dukungan seluruh unsur desa, kesiapan lahan, serta hasil kajian teknis yang menyatakan lokasi layak, pembangunan KOPDES Doro Melo kini memasuki tahap realisasi. Pemerintah desa berharap, pembangunan ini dapat berjalan tepat waktu dan memberi dampak nyata bagi perekonomian serta pelayanan masyarakat desa ke depan. ( Hery )
